Senin, 26 Desember 2011

nikel (sejarah, ciri dan sifat, manfaat, keberadaan di alam, penganganan, pembuatan )


NIKEL
Nikel adalah unsur kimia metalik dalam tabel periodik yang memiliki simbol Ni dan nomor atom 28.Nikel mempunyai sifat tahan karat. Dalam keadaan murni, nikel bersifat lembek, tetapi jika dipadukan dengan besi, krom, dan logam lainnya, dapat membentuk baja tahan karat yang keras.
Perpaduan nikel, krom dan besi menghasilkan baja tahan karat (stainless steel) yang banyak diaplikasikan pada peralatan dapur (sendok, dan peralatan memasak), ornamen-ornamen rumah dan gedung, serta komponen industri.

Sejarah
Nikel ditemukan oleh Cronstedt pada tahun 1751 dalam  mineral yang disebutnya kupfernickel (nikolit)

Keberadaan di alam
Nikel adalah komponen yang ditemukan banyak dalam meteorit dan menjadi ciri komponen yang membedakan meteorit dari mineral lainnya. Meteorit besi atau siderit, dapat mengandung alloy besi dan nikel berkadar 5-25%. Nikel diperoleh secara komersial dari pentlandit dan pirotit di kawasan Sudbury Ontario, sebuah daerah yang menghasilkan 30% kebutuhan dunia akan nikel.
Deposit nikel lainnya ditemukan di Kaledonia Baru, Australia, Cuba, Indonesia.

Sifat-sifat
Nikel berwarna putih keperak-perakan dengan pemolesan tingkat tinggi. Bersifat keras, mudah ditempa, sedikit ferromagnetis, dan merupakan konduktor yang agak baik terhadap panas dan listrik. Nikel tergolong dalam grup logam besi-kobal,  yang dapat menghasilkan alloy yang sangat berharga.

Proses pembuatan
Proses pengolahan biji nikel dilakukan untuk menghasilkan nikel matte yaitu produk dengan kadar nikel di atas 75 persen. Tahap-tahap utama dalam proses pengolahan adalah sebagai berikut:
- Pengeringan di Tanur Pengering bertujuan untuk menurunkan kadar air bijih laterit yang dipasok dari bagian Tambang dan memisahkan bijih yang berukuran 25 mm.
- Kalsinasi dan Reduksi di Tanur untuk menghilangkan kandungan air di dalam bijih, mereduksi sebagian nikel oksida menjadi nikel logam, dan sulfidasi.
- Peleburan di Tanur Listrik untuk melebur kalsin hasil kalsinasi/reduksi sehingga terbentuk fasa lelehan matte dan terak
- Pengkayaan di Tanur Pemurni untuk menaikkan kadar Ni di dalam matte dari sekitar 27 persen menjadi di atas 75 persen.
- Granulasi dan Pengemasan untuk mengubah bentuk matte dari logam cair menjadi butiran-butiran yang siap diekspor setelah dikeringkan dan dikemas.


Kegunaan
Nikel digunakan secara besar-besaran untuk pembuatan baja tahan karat dan alloy lain yang bersifat tahan korosi, seperti Invar®, Monel ®, Inconel ®, dan Hastelloys ®. Alloy tembaga-nikel berbentuk tabung banyak digunakan untuk pembuatan instalasi proses penghilangan garam untuk mengubah air laut menjadi air segar.
Nikel, digunakan untuk membuat uang koin,dan baja nikel untuk melapisi senjata dan ruangan besi (deposit di bank), dan nikel yang sangat halus, digunakan sebagai katalis untuk menghidrogenasi minyak sayur (menjadikannya padat). Nikel juga digunakan dalam keramik, pembuatan magnet Alnico dan baterai penyimpanan Edison ®.

Isotop.
Nikel sulfat dan nikel oksida adalah senyawa yang penting. Nikel alam adalah camuran dari lima isotop stabil, ada pula sembilan isotop lainnya yang tidak stabil.

Penanganan
Terpapar dengan logam nikel dan senyawa nikel yang mudah larut tidak boleh melebih 0.05 mg/cm3 (selama 8 jam kerja perhari- 40 jam seminggu). Uap dan debu nikel sulfida beresiko karsinogenik.

Keterangan unsur
·        Simbol                      : Ni
·        Volume Atom           : 6.6 cm3/mol
·        Massa Atom             : 58.6934
·        Titik Didih                : 3005 K
·        Struktur Kristal                  : fcc
·        Massa Jenis               : 8.9 g/cm3
·        Konduktivitas Listrik         : 14.6 x 106 ohm-1cm-1
·        Elektronegativitas     : 1.91
·        Konfigurasi Elektron : [Ar]3d8 4s2
·        Formasi Entalpi                  : 17.2 kJ/mol
·        Konduktivitas Panas : 90.7 Wm-1K-1
·        Potensial Ionisasi      : 7.635 V
·        Titik Lebur                : 1726 K
·        Bilangan Oksidasi     : 2,3
·        Kapasitas Panas: 0.444 Jg-1K-1
·        Entalpi Penguapan: 377.5 kJ/mol

6 komentar:

  1. Informasi yang berguna untuk masyarakat yang awam dalam seluk-beluk industri dan mineral

    BalasHapus
  2. terimakasih atas informasinya yang bermanfaat bagi saya yang bergerak dalam usaha fabrikasi stainless steel seperti pembuatan meja stainless, trolley stainless, tiang antrian stainless dan produk-produk lainnya

    BalasHapus
  3. ilmunya sangat berharga banget mas, terimakasih, silahkan mampir ke web saya untuk melihat produk-produk kerajinan stainless. terimakasih

    BalasHapus
  4. Apabila lilin dicampur mri dan ditambah nickel sulfat apakah yang akan terjadi

    BalasHapus
  5. Terimakasih sangat membantu, izin ambul materi

    BalasHapus
  6. Jasa Penulis Artikel jual kardus bekas Walaupun terjadi peningkatan sumber logam berat, namun konsentrasinya dalam air dapat berubah setiap saat. Hal ini terkait dengan berbagai macam proses yang dialami oleh senyawa tersebut selama dalam kolom air. Parameter yang mempengaruhi konsentrasi logam berat di perairan adalah suhu, salinitas, arus, pH dan padatan tersuspensi total atau seston.

    BalasHapus

komentar ya...