Popular Post

Archive for Desember 2011

boron ( sejarah, ciri dan sifat, manfaat, keberadaan di alam, penanganan, pembuatan )

By : ainul ibnu Khotob

BORON

Boron adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang B dan nomor atom 5. Elemen metaloid trivalen, boron banyak terdapat di batu borax. Ada dua alotrop boron; boron amorfus adalah serbuk coklat, tetapi boron metalik berwarna hitam. Bentuk metaliknya keras (9,3 dalam skala Moh) dan konduktor yang buruk dalam suhu ruang. Tidak pernah ditemukan bebas dalam alam.


Sejarah
Senyawa boron (Arab: Buraq, Persia: Burah) telah diketahui sejak ribuan tahun yang lalu, tetapi unsur ini tidak ditemukan sampai tahun 1880 oleh Sir Humpry Davy, Gay-Lussac, dan Thenard.

Keberadaan di alam
Unsur ini tidak ditemukan di alam, tetapi timbul sebagai asamothorboric dan biasanya ditemukan dalam sumber mata air gunung berapi dan sebagai borates di dalam boron dan colemantie. Ulexite, mineral boron yang lain dianggap sebagai serat optik alami.
Sumber-sumber penting boron adalah rasorite (kernite) dan tincal (bijih borax). Kedua bijih ini dapat ditemukan di gurun Mojave. Tincal merupakan sumber penting boron dari Mojave. Deposit borax yang banyak juga ditemukan di Turkey. 

Ciri-ciri dan sifat
Boron muncul secara alami sebagai campuran isotop 10B sebanyak 19.78% dan isotop 11B 80.22%. Kristal boron murni dapat dipersiapkan dengan cara reduksi fase uap boron triklorida atau tribomida dengan hidrogen pada filamen yang dipanaskan dengan listrik. Boron yang tidak murni (amorphous boron) menyerupai bubuk hitam kecokletan dan dapat dipersiapkan dengna cara memanaskan boron trioksida dengan bubuk magnesium. 
Boron dengan kemurnian 99.9999% telah diproduksi dan tersedia secara komersil. Boron bukan konduktor listrik yang bagus pada suhu ruangan, tetapi pada suhu yang lebih tinggi.

 

Proses pembuatan

Boron (B) tdk terlalu banyak diproduksi dlm laboratorium karena telah dpt diperoleh secara komersial. Secara umum,Boron (B) berasal dari tourmaline, borax [Na2B4O5(OH)4.8H2O], dan kernite [Na2B4O5(OH)4.2H2O]. Unsur ini susah diperoleh dalam bentuk murni karena titik lelehnya yang tinggi (2250 ˚C) dan sifat korosif cairannya. Ia dibuat dalam kemurnian 95 – 98% sebagai bubuk amorf dengan reduksi B2O3 dengan Mg, diikuti dengan pencucian produknya dengan larutan NaOH, HCl, dan HF.
B2O3 + 3Mg → 2B + 3MgO

Kegunaan
Boron yang tidak murni digunakan pada pertunjukan kembang api untuk memberikan warna hijau dan dalam roket sebagai pemicu. 
Senyawa boron yang paling komersial adalah Na2B4O75H2O. Pentrahidra ini digunakan dalam jumlah yang banyak dalam pembuatan serat gelas yang dijadikan insulasi (insulation fiberglass) dan pemutih sodium perborat (sodium perborate bleach).
Asam borik juga merupakan senyawa boron yang penting dan digunakan dalam produk tekstil. Senyawa-senyawa boron lainnya digunakan dalam pembuatan kaca borosilica dan dalam penyembuhan arthritis. 
Isotop boron-10 digunakan sebagai kontrol pada reaktor nuklir, sebagai tameng pada radiasi nuklir dan dalam instrumen-instrumen yang digunakan untuk mendeteksi netron. Boron nitrida memiliki sifat-sifat yang cemerlang karena ia sekeras berlian, dapat digunakan sebagai insulator listrik walau dapat menghantar panas seperti logam. Senyawa ini juga memiliki sifat lubrikasi seperti grafit. Boron hidrida dapat dengan mudah dioksidasi dan melepaskan banyak energi dan pernah digunakan sebagai bahan bakar roket. Penawaran terhadap filamen boron juga meningkat karena bahan ini kuat dan ringan dan digunakan sebagai struktur pesawat antariksa.
Boron mirip dengan karbon dalam memiliki kapasitas membentuk jaringan molekul dengan ikatan kovalen. Karbonat, metalloboran, fosfakaboran dan semacamnya terdiri dari ribuan senyawa.
Contoh kegunaan Boron dalam kehidupan sehari-hari:
  • Borax (Na2B4O7.10H2O) digunakan sebagai bahan pembersih (pemutih), kaca, keramik, pupuk, kertas dan cat.
  • Asam boric (H3BO3) digunakan dalam bidang medis sebagai antiseptik dan astringent.
  • Boron karbida (B4C) digunakan untuk membuat amplas.
  • Digunakan untuk mendeteksi dan mengontrol jumlah neutron pada reaktor nuklir.

Penanganan
Unsur boron dan borat tidak dianggap berbahaya, dan perlu penanganan spesial. Walau begitu, beberapa senyawa boron hidrogen sangat beracun dan memerlukan penanganan ekstra hati-hati.



Keterangan unsur
·         Simbol                           : B
·         Radius Atom                 : 0.98 Å
·         Volume Atom                : 4.6 cm3/mol
·         Massa Atom                            : 10.811
·         Titik Didih                     : 4275 K
·         Radius Kovalensi           : 0.82 Å
·         Struktur Kristal             : Rhombohedral
·         Massa Jenis                             : 2.34 g/cm3
·         Konduktivitas Listrik    : 5 x 106 ohm-1cm-1
·         Elektronegativitas                   : 2.04
·         Konfigurasi Elektron     : [He]2s2
·         Formasi Entalpi             : 22.6 kJ/mol
·         Konduktivitas Panas     : 27 Wm-1K-1
·         Potensial Ionisasi           : 8.298 V
·         Titik Lebur                     : 2365 K
·         Bilangan Oksidasi                   : 3
·         Kapasitas Panas            : 1.026 Jg-1K-1
·         Entalpi Penguapan                  : 507.8 kJ/mol

skandium ( sejarah, ciri dan sifat, manfaat, keberadaan di alam, penanganan, pembuatan )

By : ainul ibnu Khotob

SKANDIUM
Skandium adalah salah satu unsur kimia dalamtabel periodik yang memiliki lambang Sc dannomor atom 21. Skandium berupa logam transisiyang lembut dan warnanya putih keperakan, merupakan mineral yang langka dari Skandinaviadan kadang-kadang diklasifikasikan bersama yttrium dan lantanida sebagai elemen mineral langka.



Sejarah
(Latin: scandia, Scandinavia). Mendeleev telah memprediksi keberadaan unsur ekaboron berdasarkan prinsip sistim periodik yang ditemukannya. Unsur ini diperkirakan memiliki berat atom antara 40 (kalsium) dan 48 (titanium). Elemen skandium ditemukan oleh Nilson pada tahun 1878 di dalam mineral-mineral euxenite dan gadolinite, yang belum pernah ditemukan dimanapun kecuali di Skandinavia. Dengan memproses 10 kg euxenite dan hasil sampingan mineral-mineral langka lainnya, Nilson berhasil memproduksi 2 gram skandium oksida murni. Ilmuwan-ilmuwan berikutnya kemudian menunjukkan bahwa skandium yang ditemukan Nilson sama dengan ekaboronnya Mendeleev.

Keberadaaan di alam
Skandium ternyata lebih banyak ditemukan di matahari dan beberapa bintang lainnya (terbanyak ke-23) dibandingkan di bumi (terbanyak ke-50). Elemen ini tersebar banyak di bumi, terkandung dalam jumlah yang sedikit di dalam banyak mineral (sekitar 800an spesies mineral). Warna biru pada beryl (satu jenis makhluk hidup laut) disebutkan karena mengandung skandium. Ia juga terkandung sebagai komponen utama mineral thortveitite yang terdapat di Skandinavia dan Malagasi. Unsur ini juga ditemukan dalam hasil sampingan setelah ekstrasi tungsten dari Zinwald wolframite dan di dalam wiikite dan bazzite.


Proses pembuatan
Kebanyakan skandium sekarang ini diambil dari throtvitite atau diekstrasi sebagai hasil produksi pemurnian uranium. Skandium metal pertama kali diproses pada tahun 1937 oleh Fischer, Brunger dan Grienelaus yang mengelektrolisis cairan eutectic kalium, litium dan skandium klorida pata suhu 700 dan 800 derajat Celcius. Kabel tungsten dan genangan seng cair digunakan sebagai elektroda dalam graphite crucible. Skandium muruni sekarang ini diproduksi dengan cara mereduksi skandium florida dengan kalsium metal.
Produksi pertama 99% skandium metal murni diumumkan pada tahun 1960.

Ciri-ciri dan sifat
Skandium adalah logam perak-putih yang berubah warna menjadi kekuningan atau kemerahjambuan jika diekspos dengan udara. Elemen ini lunak dan lebih menyerupai itrium dan metal-metal langka lainnya ketimbang aluminium atau titanium. Ia ringan dan memiliki titik didih yang lebih tinggi daripada aluminium, menjadikannya bahan yang sangat diminati oleh perangcang pesawat antariksa. Skandium tidak terserang dengan campuran 1:1 HNO3 dan 48% HF.

Kegunaan
Sekitar 20 kg skandium (Sc2O3) sekarang ini digunakan setiap tahun di Amerika untuk memproduksi lampu intensitas tinggi, dan isotop radioaktif 46Sc digunakan sebagi agen pelacak dalam kilang minyak mentah. Skandium ioda yang ditambahkan ke lampu uap merkuri memberikan pancaran sinar mirip matahari yang efisien, yang penting untuk penerangan ruangan atau TV bewarna malam hari.

Penanganan
Tingkat keracunan skandium masih belum diketahui, oleh karena itu harus ditangani secara hati-hati.

Keterangan unsur
·        Simbol                      : Sc
·        Radius Atom             : 1.62 Å
·        Volume Atom           : 15 cm3/mol
·        Massa Atom             : 44.9559
·        Titik Didih                : 3109 K
·        Radius Kovalensi      : 1.44 Å
·        Struktur Kristal                  : Heksagonal
·        Massa Jenis               : 2.99 g/cm3
·        Konduktivitas Listrik         : 1.5 x 106 ohm-1cm-1
·        Elektronegativitas     : 1.36
·        Konfigurasi Elektron : [Ar]3d1 4s2
·        Formasi Entalpi                  : 16.11 kJ/mol
·        Konduktivitas Panas : 15.8 Wm-1K-1
·        Potensial Ionisasi      : 6.54 V
·        Titik Lebur                : 1814 K
·        Bilangan Oksidasi     : 3
·        Kapasitas Panas       : 0.568 Jg-1K-1
·        Entalpi Penguapan    : 304.8 kJ/mol

Mohon bantu kami dengan MENG-KLIK IKLAN di dalam blog ini. terima kasih.

- Copyright © Blog ibnu seru - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -